Silent Is Golden

|
Diam adalah Emas

Akhir-akhir ini aku mulai mempertanyakan kebenaran dari ungkapan tersebut...
tidak selamanya diam berarti emas, tidak selamanya diam itu menguntungkan.
Apabila dengan diam, masalah dapat teratasi maka akan lebih baik jika kita diam. Namun apabila dengan diamnya kita sesuatu menjadi semakin rumit, maka saat itulah kita perlu mulai angkat suara.

Tidak harus setiap saat kita bicara. karena sungguh setiap perkaatan yang keluar dari mulut kita akan membawa konsekuensi. satu mulut kita dapat berdampak besar bagi kehidupan kita dan kehidupan di sekitar kita. Ajinng diri ana ing lathi - harga diri kita terletak pada tutur kata- bahasa menunjukkan bangsa dan banyak lagi peribahasa atau ungkapan yang intinya berkaitan degan tata cara berbahasa kita.

Diam atau bicara adalah suatu pilihan . Namun yang terpenting adalah berpikirlah sebelum bicara, dan bicaralah sesuai porsi kita masing-masing. tidak lebih, tidak kurang. bicaralah pada waktu yang tepat, tempat yang tepat, dan kadar yang tepat. sulit memang.
Butuh waktu untuk belajar

Idealisme

|
Berawal dari seorang teman yang menulis notes di salah satu situs jejaring sosial dan kemudian meminta saya untuk berkomentar mengenai notes tersebut. Pada intinya notes tersebut berisi tentang pendapatnya mengenai idealisme dan sejenisnya.
saya sadar memang seharusnya seorang manusia memimiliki sebuah idealisme dalam hidupnya. Tapi sebenarnya yang terpenting dari sebuah idealisme bukanlah teori dan sekedar omong kosong. Idealisme itu perlu dibuktikan dalam wujud nyata .
Karena sesungguhnya untuk mewujudkan suatu idealisme itu diperlukan perjuangan dan keteguhan yang yang kuat bahkan terkadang harus pula disertai dengan perang batin dalam diri kita sendiri. Bagaimanapun menjadi orang baik diantara orang-orang buruk itu jauh lebih berat dibanding menjadi orang baik diantara orang-orang baik.

Saya merasa sangat bangga terhadap orang-orang yang memiliki idealisme yang sangat kuat tetapi sekali lagi idealisme itu harus dibuktikan sacara nyata agar tidak hanya berhenti sebatas omong kosong.

Makan Mc'D 2 juta

|
Siang itu aku yang lagi bosen banget setelah seminggu liburan tanpa kegiatan apa-apa berniat ngajak temenku buat makan di Mc'D.. (Yah karena aku sendiri pernah janji buat traktir dia)
kita berangkat dengan damai tapi pas pulangnya kita bener-bener pulang dengan sangat amat ga damai...

***

Sampai di Mall kita ga langsung makan tapi nonton dulu di 21 nah... setelah nonton baru kita makan di Mc'D.... Disitulah Malapetaka terjadi....

Setelah pesen makanan dan milih tempat duduk,kita mulai makan. Kebetulan kita duduk didepan bangku yang udah ada ada anak-anak cowok dan temenku yang duduk paling deket ma gerombolan anak-anak cowok itu
Pas kita selesai makan di Mc'D dan mau pulang temenku baru nyadar kalo Hapenya ga ada.. padahal baru aja dipake buat smsan ....

Dy: "Lin, Hapeku ga ada!"
aQ: "Masa' bukanya barusan km pake smsan?"
Dy: "iya tp skrg ga ada!"
AQ:" masa' di tas kali"
Dy: "ga ada!"

(waktu itu gerombolan anak-anak cowok keluar dari Mc'D)

Dy: "Aq curiga ma gerombolan anak cowok yang duduk deket aq tadi, kayaknya Hapeku dibawa ma mereka deh. Coba Miscall pake Hapemu!"

aq langsung Miscal ke nomer temenku dan ternyata anak-anak cowok itu sempet noleh ke belakang dan terus lari. Dan dongongnya aq tetep ga nyadar kalo hapenya temenku tu dicuri ma anak-anak cowok itu.

yang ada dalam pikiranku:" Ah, mungkin Hapenya ga sengaja kebawa kalo diminta baek-baek pasti dikasihin lagi"
dan aku sama sekali ga kepikiran buat lapor satpam yang ada di situ

Jyah!! parah bgt ga sih!
aq ma temenku jadi ikut-ikutan lari gara liat anak-anak cowok itu lari.Jadilah kita kejar-kejaran sama anak-anak cowok itu.

Akhirnya ketangkep satu orang dari gerombolan yang tadi. Seorang cowok yang bertubuh tambun dengan sisa ice cream cone Mc'D di ujung bibrnya.Tapi karena ga berani nuduh yang bukan-bukan makanya setelah temenku nanyain beberapa pertanyaan cowok itu kita biarin pergi gitu aja

Jyah!!! bener-bener paYah!!

Ya udah akhirnya Hape NOKIA temenku ilang melayang diambil jambret. Emang sih itu Hape juga dapet dari hadiah.Tapi tetep aja bisa bikin temenku nangis. Baru beberapa minggu temenku dapetin Hape itu dari radio Trax karena dia menangin undian sms. dia juga sempet diundang buat siaran di Trax waktu itu.

Kira-kira kalo dijual sih mungkin Hape itu bisa laku sekitar 2 Jutaan.
Yah jadilah kita makan Mc'D dengan harga paling mahal.
Yup segaknya itu jadi pengalaman buat aku dan temenku kalo ternyata orang jahat itu bener-bener ada dan nyata di dunia ini

Ingat! kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat dari dari pelakunya
Tapi juga kerena adanya kesempatan
WASPADALAH! WASPADALAH!

KEBAIKAN KURAWA

|
Ih wow!!!... Kenapa gerangan seorang Lina tiba-tiba doyan sama yang namanya wayang? hehe ga tau juga ni kok bisa ya tiba-tiba aku suka sama cerita wayang.....tapi emang sih bener kata orang-orang tua kalo dalam cerita wayang tuh banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil....
Contohnya ya Kurawa ini....

Banyak orang yang menilai bahwa Kurawa adalah tokoh antagonis dalam Mahabarata. Emang ga salah juga karena emang banyak kejahatan dan kelicikan yang udah diperbuat Kurawa. Tapi ga selamanya yang jahat itu jahat dan benar-benar jahat.
Tokoh sejahat Kurawa pun juga tetap punya sisi baik. Bahkan mungkin kalau Pandawa berada pada keadaan seperti yang dialami Kurawa,
Pandawa bisa berbuat lebih jahat daripada Kurawa....

Sebenarnya jika saja Kurawa mendapat perhatian dan pendidikan seperti yang didapatkan Pandawa mungkin Kurawa bisa bertingkah laku sebaik Pandawa. Sayangnya Kurawa tidak seberuntung Pandawa yang bisa memperoleh perhatian dan pendidikan yang cukup. Jadi kalau Kurawa akhirnya berbuat tidak baik itu ada sebabnya dan itu juga bukan sepenuhnya salah Kurawa

Duryudana misalnya,dia adalah sulung dari 99 adiknya. Dia adalah kakak yang sangat bertanggung jawab. Bayangkan!! bertanggung jawab atas kehidupan 99 orang adik. Bukankah itu merupakan tanggung jawab yang sangat besar?
dan Duryudana sudah menerima tanggung jawab itu bahkan ketika usianya masih terlalu kecil
untuk tanggung jawab itu.
Sayang dia tidak tahu bagaimana cara mendidik adik-adiknya. Jadilah mereka semua 'anak-anak liar' yang hanya hidup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Ketika mereka merasa lapar yang mereka lalukan adalah mencari makan. mereka tidak peduli bagaimana cara mereka memperoleh makanan. Entah mencuri,merampas atau cara apapun.
Itu karena mereka tidak memperoleh pendidikan yang cukup sehingga tikah laku merah tidak teratur. cenderung seenaknya sendiri

Itulah sebabnya mengapa tokoh sejahat Kurawa pun tetap punya sisi baik..
Kalo kata orang barat sih Don't judge book by its cover Jadi kalo kita mau menilai orang tuh jangan cuma dari luarnya aja.Meskipun kita semua tahu indera dan pengetahuan manusia itu terbatas dan hanya bisa menilai dari apa yang diketahuinya, Tapi alangkah lebih baik bila kita cari tau lebih banyak dulu tentang orang itu sebelum memberikan penilaian kita

Kambing Vs Harimau

|
Suatu hari ada seekor induk harimau yang melahirkan anaknya, tapi kemudian mati setelah melahirkan.
Anak harimau yang masih lemah itu terlantar.
Pada saat itu lewatlah seekor induk kambing dan anak-anaknya. Karena merasa kasihan, akhirnya induk kambing itu memungut dan merawat anak harimau itu.

Dengan penuh kasih sayang induk kambing merawat anak harimau. Hingga akhirnya anak hariamu tumbuh dewasa dan hidup layaknya seekor kambing.
Dia tidak makan daging, melainkan makan rumput seperti kambing-kambing lainya.

Suatu hari ketika Anak Harimau bersama induk dan Anak Kambing sedang merumput datanglah seekor Hariamu "sungguhan". Harimau itu menyerang kumpulan kambing. Ia kaget karena di antara kumpulan kambing itu ada seekor harimau yang lain. Tapi anehnya harimau itu justru berlari ketakutan ketika melihat kedatangannya. Harimau itu akhirnya tahu bahwa harimau yang berada di antara kambing itu bukan harimau "sungguhan". Dengan leluasa harimau " sungguhan" itu memangsa seekor anak kambing.

Melihat keadaan itu, Induk kambing marah kepada Anak Harimau asuhnya, karena dia sebagai seekor harimau tidak bisa melindungi saudara-saudara kambingnya.

Anak Harimau pun hanya bisa bengong karena ia memeng tidak tahu cara hidup sebagai seekor Harimau "sungguhan"


Kita pun sebagai manusia hidup seperti harimau itu. Kita tidak sadar bahwa sesungguhnya kita semua punya kekuatan yang lebih daripada " seekor kambing". Kita ini "Harimau" yang punya kekuatan
Hanya saja selama ini kitqa dididik seperti seekor "kambing" yang akhirnya menumoulkan semua kekuatan kita sebagai "HARIMAU SUNGGUHAN"


Sadarkah Kita?



Dilema Motor

|
"lho Mbak Lina kok jalan ? ga naek motor?"
"lho kok cuma bawa helm ? motornya mana?"

itulah sederatan pertanyaan yang dilontarkan oleh tetangga-tetanggaku waktu aku berangkat ato pulang sekolah dengan jalan kaki. Sebenernya tiap hari juga aku jaln kaki kalo pulang ato berangkat sekolah, tapi ga tau kenapa tetanggaku pada bawel semua......

sebenernya sih ga pa pa kalo nanyanya ga keseringan. Tapi meraka tuh dah terlalu sering nanya dan aku ga suka kalo terus ditanya-tanyain kayak gitu.

Emang kenapa kalo aku ga naek motor?
Emang kenapa kalo aku belum bisa naek motor waktu kelas 3 SMA?

mereka cuman bisa bangga karena udah bisa naek motor.....dah bisa beli motor
Emangnya mereka sadar apa kalo perbuatan mereka tuh justru yang bikin bumi ini jadi panas....
Apa mereka nyadar?

harusnya mereka tuh bersyukur ada orang kayak aku.....
coba bayangin ada 10 orang kayak aku
ada 100 orang kayak aku
ga bakal bumi ini rusak


mereka tuh harusnya nyadar dong!!!


kalo aku mau aku ga usah repot-repot tiap hari jalan dan naek angkot. Tinggal naek motor aja dan nambah polusi di bumi ini....

tapi aku ga mau lakuin itu. karena aku masih peduli sama kehidupan di bumi ini...


Aku idealis? kalian pikir gitu?
mungkin iya

tapi setidaknya aku telah berusaha melakukan apa yang bisa aku lakukan

ONLY HUMAN

|
Kenapa ya makhluk yang namanya MANUSIA selalu rakus, tamak, dan suka pertumpahan darah?
Aku sudah baca beberapa buku cerita dan kebanyakan dari buku yang aku baca bertema tentang pertumpahan darah, peperangan, dan perebutan kekuasaan.

Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya sudah menjadi sifat dasar manusia untuk selalu ingin berkuasa atas manusia lainnya.
Kulit putih ingin lebih berkuasa dari kulit hitam
yang tinggi ingin lebih berkuasa dari yang pendek
yang kaya ingin lebih berkuasa dari yang miskin
dll,dll

padahal sebenarnya manusia itu adalah pengusa tertinggi terhadap dirinya sendiri, terhadap pikirannya , terhadap hatinya,dan terhadap perbuatannya.Karena semuanya itu nantinya akan dipertanggung jawabkan oleh diri masing-masing

Aku benar-benar tidak tahu sebenarnya nafsu yang diberikan Tuhan kepada manusia itu anugerah atau musibah?
atau mungkin kedua-duanya?

bukankah karena nafsu manusia membunuh sesamanya? memakan daging saudaranya dan meminum darahnya?

bukankah karena nafsu manusia bumi ini kotor dan ternoda karena pertumpahan darah sesama musia?

TAPI bukankah juga karena nafsu dibumi ini ada yang namanya cinta dan kasih sayang yang menjadi awal terlahirnya seorang manusia?

Entahlah aku sendiri juga hanya seorang manusia. Tapi aku berharap aku bisa menjadi manusia yang cukup baik.
Baik untuk diriku sendiri,untuk manusia lain di sekitarku,untuk alam di sekitarku, dan untuk Penciptaku

CAN I?