life is like a radio

|



Kadang hidup ini terasa lebih mirip seperti radio. Ketika kita mendengarkan radio, terkadang kita tidak dapat menduga lagu apa saja yang akan muncul dan dimainkan. Kita juga tidak dapat dengan pasti menentukan lagu apa yang akan dimainkan. Meskipun kita lebih menyukai lagi Pop daripada lagu rock, adakalanya kita terpaksa tetap harus mendegarkan lagu rock karena tiba-tiba saja lagu itu muncul dan dimainkan di radio. Seperti halnya hidup ini, kita tidak pernah tahu pasti apa yang akan terjadi pada kehidupan kita yang akan datang. Apa yang akan terjadi satu hari lagi? Satu jam lagi? Bahkan satu menit lagi. Kita tidak pernah mengetahuinya dengan pasti.

20 tahun 17 hari

|
adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk menikmati kehidupan di dunia ini.
dunia yang penuh dengan berbagai keindahan dan kekacauan.

adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk menjadi seorang manusia yang biasa-biasa saja.

adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk berkubang dengan dosa-dosa

tetapi....

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk menjelajahi bumi ini

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk berjumpa dengan orang-orang yang luar biasa

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Nasib terbaik adalah tak dilahirkan. Yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Bahagialah mereka yang mati muda"
(Soe Hok Gie)

Perjalanan

|

Duduk tergoncang dalam sebuah perjalanan panjang
perjalanan yang mungkin akan menentukan masa depan
merasa sunyi walau dalam keramaian
hanya satu yang kudengar,
suaramu yang terus bergumam

aku terus mengamatimu walau kau tak tahu
aku terus memperhatikanmu meski dalam bisu
aku terus melakukan itu, walau kutahu kau tak akan pernah mau tahu

bagiku kau adalah suatu kekaguman
walau ku tahu mungkin kau tak cukup pantas untuk ku kagumi

aku terus terjaga dan terus menikmati setiap goncangan yang ada
aku terus terjaga selama kau bicara
aku tak ingin menutup mata walau hanya sejenak
karena setiap detik bersamamu sangat berarti bagiku

kuingin lebih mengenalmu
kuimgin lebih dekat denganmu
kuingin belajar lebih darimu

karena ku sangat mengagumimu
meski ku tahu kau tak cukup pantas untuk itu

perjalanan belum berakhir
entah kapan perjalanan ini sampai pada tujuannya

Silent Is Golden

|
Diam adalah Emas

Akhir-akhir ini aku mulai mempertanyakan kebenaran dari ungkapan tersebut...
tidak selamanya diam berarti emas, tidak selamanya diam itu menguntungkan.
Apabila dengan diam, masalah dapat teratasi maka akan lebih baik jika kita diam. Namun apabila dengan diamnya kita sesuatu menjadi semakin rumit, maka saat itulah kita perlu mulai angkat suara.

Tidak harus setiap saat kita bicara. karena sungguh setiap perkaatan yang keluar dari mulut kita akan membawa konsekuensi. satu mulut kita dapat berdampak besar bagi kehidupan kita dan kehidupan di sekitar kita. Ajinng diri ana ing lathi - harga diri kita terletak pada tutur kata- bahasa menunjukkan bangsa dan banyak lagi peribahasa atau ungkapan yang intinya berkaitan degan tata cara berbahasa kita.

Diam atau bicara adalah suatu pilihan . Namun yang terpenting adalah berpikirlah sebelum bicara, dan bicaralah sesuai porsi kita masing-masing. tidak lebih, tidak kurang. bicaralah pada waktu yang tepat, tempat yang tepat, dan kadar yang tepat. sulit memang.
Butuh waktu untuk belajar

Idealisme

|
Berawal dari seorang teman yang menulis notes di salah satu situs jejaring sosial dan kemudian meminta saya untuk berkomentar mengenai notes tersebut. Pada intinya notes tersebut berisi tentang pendapatnya mengenai idealisme dan sejenisnya.
saya sadar memang seharusnya seorang manusia memimiliki sebuah idealisme dalam hidupnya. Tapi sebenarnya yang terpenting dari sebuah idealisme bukanlah teori dan sekedar omong kosong. Idealisme itu perlu dibuktikan dalam wujud nyata .
Karena sesungguhnya untuk mewujudkan suatu idealisme itu diperlukan perjuangan dan keteguhan yang yang kuat bahkan terkadang harus pula disertai dengan perang batin dalam diri kita sendiri. Bagaimanapun menjadi orang baik diantara orang-orang buruk itu jauh lebih berat dibanding menjadi orang baik diantara orang-orang baik.

Saya merasa sangat bangga terhadap orang-orang yang memiliki idealisme yang sangat kuat tetapi sekali lagi idealisme itu harus dibuktikan sacara nyata agar tidak hanya berhenti sebatas omong kosong.

Makan Mc'D 2 juta

|
Siang itu aku yang lagi bosen banget setelah seminggu liburan tanpa kegiatan apa-apa berniat ngajak temenku buat makan di Mc'D.. (Yah karena aku sendiri pernah janji buat traktir dia)
kita berangkat dengan damai tapi pas pulangnya kita bener-bener pulang dengan sangat amat ga damai...

***

Sampai di Mall kita ga langsung makan tapi nonton dulu di 21 nah... setelah nonton baru kita makan di Mc'D.... Disitulah Malapetaka terjadi....

Setelah pesen makanan dan milih tempat duduk,kita mulai makan. Kebetulan kita duduk didepan bangku yang udah ada ada anak-anak cowok dan temenku yang duduk paling deket ma gerombolan anak-anak cowok itu
Pas kita selesai makan di Mc'D dan mau pulang temenku baru nyadar kalo Hapenya ga ada.. padahal baru aja dipake buat smsan ....

Dy: "Lin, Hapeku ga ada!"
aQ: "Masa' bukanya barusan km pake smsan?"
Dy: "iya tp skrg ga ada!"
AQ:" masa' di tas kali"
Dy: "ga ada!"

(waktu itu gerombolan anak-anak cowok keluar dari Mc'D)

Dy: "Aq curiga ma gerombolan anak cowok yang duduk deket aq tadi, kayaknya Hapeku dibawa ma mereka deh. Coba Miscall pake Hapemu!"

aq langsung Miscal ke nomer temenku dan ternyata anak-anak cowok itu sempet noleh ke belakang dan terus lari. Dan dongongnya aq tetep ga nyadar kalo hapenya temenku tu dicuri ma anak-anak cowok itu.

yang ada dalam pikiranku:" Ah, mungkin Hapenya ga sengaja kebawa kalo diminta baek-baek pasti dikasihin lagi"
dan aku sama sekali ga kepikiran buat lapor satpam yang ada di situ

Jyah!! parah bgt ga sih!
aq ma temenku jadi ikut-ikutan lari gara liat anak-anak cowok itu lari.Jadilah kita kejar-kejaran sama anak-anak cowok itu.

Akhirnya ketangkep satu orang dari gerombolan yang tadi. Seorang cowok yang bertubuh tambun dengan sisa ice cream cone Mc'D di ujung bibrnya.Tapi karena ga berani nuduh yang bukan-bukan makanya setelah temenku nanyain beberapa pertanyaan cowok itu kita biarin pergi gitu aja

Jyah!!! bener-bener paYah!!

Ya udah akhirnya Hape NOKIA temenku ilang melayang diambil jambret. Emang sih itu Hape juga dapet dari hadiah.Tapi tetep aja bisa bikin temenku nangis. Baru beberapa minggu temenku dapetin Hape itu dari radio Trax karena dia menangin undian sms. dia juga sempet diundang buat siaran di Trax waktu itu.

Kira-kira kalo dijual sih mungkin Hape itu bisa laku sekitar 2 Jutaan.
Yah jadilah kita makan Mc'D dengan harga paling mahal.
Yup segaknya itu jadi pengalaman buat aku dan temenku kalo ternyata orang jahat itu bener-bener ada dan nyata di dunia ini

Ingat! kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat dari dari pelakunya
Tapi juga kerena adanya kesempatan
WASPADALAH! WASPADALAH!

KEBAIKAN KURAWA

|
Ih wow!!!... Kenapa gerangan seorang Lina tiba-tiba doyan sama yang namanya wayang? hehe ga tau juga ni kok bisa ya tiba-tiba aku suka sama cerita wayang.....tapi emang sih bener kata orang-orang tua kalo dalam cerita wayang tuh banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil....
Contohnya ya Kurawa ini....

Banyak orang yang menilai bahwa Kurawa adalah tokoh antagonis dalam Mahabarata. Emang ga salah juga karena emang banyak kejahatan dan kelicikan yang udah diperbuat Kurawa. Tapi ga selamanya yang jahat itu jahat dan benar-benar jahat.
Tokoh sejahat Kurawa pun juga tetap punya sisi baik. Bahkan mungkin kalau Pandawa berada pada keadaan seperti yang dialami Kurawa,
Pandawa bisa berbuat lebih jahat daripada Kurawa....

Sebenarnya jika saja Kurawa mendapat perhatian dan pendidikan seperti yang didapatkan Pandawa mungkin Kurawa bisa bertingkah laku sebaik Pandawa. Sayangnya Kurawa tidak seberuntung Pandawa yang bisa memperoleh perhatian dan pendidikan yang cukup. Jadi kalau Kurawa akhirnya berbuat tidak baik itu ada sebabnya dan itu juga bukan sepenuhnya salah Kurawa

Duryudana misalnya,dia adalah sulung dari 99 adiknya. Dia adalah kakak yang sangat bertanggung jawab. Bayangkan!! bertanggung jawab atas kehidupan 99 orang adik. Bukankah itu merupakan tanggung jawab yang sangat besar?
dan Duryudana sudah menerima tanggung jawab itu bahkan ketika usianya masih terlalu kecil
untuk tanggung jawab itu.
Sayang dia tidak tahu bagaimana cara mendidik adik-adiknya. Jadilah mereka semua 'anak-anak liar' yang hanya hidup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Ketika mereka merasa lapar yang mereka lalukan adalah mencari makan. mereka tidak peduli bagaimana cara mereka memperoleh makanan. Entah mencuri,merampas atau cara apapun.
Itu karena mereka tidak memperoleh pendidikan yang cukup sehingga tikah laku merah tidak teratur. cenderung seenaknya sendiri

Itulah sebabnya mengapa tokoh sejahat Kurawa pun tetap punya sisi baik..
Kalo kata orang barat sih Don't judge book by its cover Jadi kalo kita mau menilai orang tuh jangan cuma dari luarnya aja.Meskipun kita semua tahu indera dan pengetahuan manusia itu terbatas dan hanya bisa menilai dari apa yang diketahuinya, Tapi alangkah lebih baik bila kita cari tau lebih banyak dulu tentang orang itu sebelum memberikan penilaian kita