GOKUROU SAMA DESHITA

|

"Gokurou sama deshita" adalah ungkapan dalam bahasa jepang yang artinya kurang lebih "terimakasih atas kerja keras anda". kata ini biasa digunakan atasan kepada bawahannya yang telah berhasil menyelesaikan suatu pekerjaan yang telah ditugaskan kepadanya. jika anda adalah penggemar serial dorama jepang, tentu anda akan sering menemui ungkapan "Gokurou sama deshita" ini karena memang ini adalah budaya mereka (biasanya sambil ber-ojigi mereka mengucapkan kalimat "Gokurou sama deshita".

Kelabu

|
ada aliran hitam yang penuh dengan kejahatan
setiap perbuatannya tak pernah dilandasi kebenaran
aliran hitam jelas bukan teladan

ada aliran putih
setiap perbuatannya selalu bersih, tak pernah berselisih
aliran putih adalah aliran yang jernih
jelas jalan ini yang harus dipilih

tapi ada aliran abu-abu
aliran yang tak tentu dan rancu
membuat banyak orang ragu
tapi mungkin inilah kau dan aku
entahlah hanya diri kita masing-masing yang tahu

life is like a radio

|



Kadang hidup ini terasa lebih mirip seperti radio. Ketika kita mendengarkan radio, terkadang kita tidak dapat menduga lagu apa saja yang akan muncul dan dimainkan. Kita juga tidak dapat dengan pasti menentukan lagu apa yang akan dimainkan. Meskipun kita lebih menyukai lagi Pop daripada lagu rock, adakalanya kita terpaksa tetap harus mendegarkan lagu rock karena tiba-tiba saja lagu itu muncul dan dimainkan di radio. Seperti halnya hidup ini, kita tidak pernah tahu pasti apa yang akan terjadi pada kehidupan kita yang akan datang. Apa yang akan terjadi satu hari lagi? Satu jam lagi? Bahkan satu menit lagi. Kita tidak pernah mengetahuinya dengan pasti.

20 tahun 17 hari

|
adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk menikmati kehidupan di dunia ini.
dunia yang penuh dengan berbagai keindahan dan kekacauan.

adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk menjadi seorang manusia yang biasa-biasa saja.

adalah
sebuah waktu yang cukup lama untuk berkubang dengan dosa-dosa

tetapi....

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk menjelajahi bumi ini

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk berjumpa dengan orang-orang yang luar biasa

adalah
waktu yang terlalu singkat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Nasib terbaik adalah tak dilahirkan. Yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Bahagialah mereka yang mati muda"
(Soe Hok Gie)

Perjalanan

|

Duduk tergoncang dalam sebuah perjalanan panjang
perjalanan yang mungkin akan menentukan masa depan
merasa sunyi walau dalam keramaian
hanya satu yang kudengar,
suaramu yang terus bergumam

aku terus mengamatimu walau kau tak tahu
aku terus memperhatikanmu meski dalam bisu
aku terus melakukan itu, walau kutahu kau tak akan pernah mau tahu

bagiku kau adalah suatu kekaguman
walau ku tahu mungkin kau tak cukup pantas untuk ku kagumi

aku terus terjaga dan terus menikmati setiap goncangan yang ada
aku terus terjaga selama kau bicara
aku tak ingin menutup mata walau hanya sejenak
karena setiap detik bersamamu sangat berarti bagiku

kuingin lebih mengenalmu
kuimgin lebih dekat denganmu
kuingin belajar lebih darimu

karena ku sangat mengagumimu
meski ku tahu kau tak cukup pantas untuk itu

perjalanan belum berakhir
entah kapan perjalanan ini sampai pada tujuannya

Silent Is Golden

|
Diam adalah Emas

Akhir-akhir ini aku mulai mempertanyakan kebenaran dari ungkapan tersebut...
tidak selamanya diam berarti emas, tidak selamanya diam itu menguntungkan.
Apabila dengan diam, masalah dapat teratasi maka akan lebih baik jika kita diam. Namun apabila dengan diamnya kita sesuatu menjadi semakin rumit, maka saat itulah kita perlu mulai angkat suara.

Tidak harus setiap saat kita bicara. karena sungguh setiap perkaatan yang keluar dari mulut kita akan membawa konsekuensi. satu mulut kita dapat berdampak besar bagi kehidupan kita dan kehidupan di sekitar kita. Ajinng diri ana ing lathi - harga diri kita terletak pada tutur kata- bahasa menunjukkan bangsa dan banyak lagi peribahasa atau ungkapan yang intinya berkaitan degan tata cara berbahasa kita.

Diam atau bicara adalah suatu pilihan . Namun yang terpenting adalah berpikirlah sebelum bicara, dan bicaralah sesuai porsi kita masing-masing. tidak lebih, tidak kurang. bicaralah pada waktu yang tepat, tempat yang tepat, dan kadar yang tepat. sulit memang.
Butuh waktu untuk belajar

Idealisme

|
Berawal dari seorang teman yang menulis notes di salah satu situs jejaring sosial dan kemudian meminta saya untuk berkomentar mengenai notes tersebut. Pada intinya notes tersebut berisi tentang pendapatnya mengenai idealisme dan sejenisnya.
saya sadar memang seharusnya seorang manusia memimiliki sebuah idealisme dalam hidupnya. Tapi sebenarnya yang terpenting dari sebuah idealisme bukanlah teori dan sekedar omong kosong. Idealisme itu perlu dibuktikan dalam wujud nyata .
Karena sesungguhnya untuk mewujudkan suatu idealisme itu diperlukan perjuangan dan keteguhan yang yang kuat bahkan terkadang harus pula disertai dengan perang batin dalam diri kita sendiri. Bagaimanapun menjadi orang baik diantara orang-orang buruk itu jauh lebih berat dibanding menjadi orang baik diantara orang-orang baik.

Saya merasa sangat bangga terhadap orang-orang yang memiliki idealisme yang sangat kuat tetapi sekali lagi idealisme itu harus dibuktikan sacara nyata agar tidak hanya berhenti sebatas omong kosong.